Pemkot Cimahi Siapkan Anak Muda Hadapi Industri Kreatif Lewat Pelatihan Editing Video

CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi, Jawa Barat, membekali generasi muda dengan keterampilan digital melalui pelatihan video editing untuk membuka peluang kerja di sektor industri kreatif. Program yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cimahi ini diikuti 30 peserta terpilih dari sekitar 100 pendaftar.

Pelatihan yang berlangsung selama 10 hari tersebut dibuka pada 16 September 2026 di kawasan Cipageran, Kota Cimahi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengolah video sekaligus mendorong keterampilan digital menjadi peluang usaha dan sumber penghasilan.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, kemampuan mengedit video semakin dibutuhkan seiring berkembangnya teknologi dan meningkatnya penggunaan media digital. Keterampilan tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari produksi konten, pekerjaan lepas atau freelance, hingga pengembangan usaha mandiri.

“Video adalah informasi. Video adalah cerita. Video adalah brand. Dan, kalau dikelola dengan baik, video juga bisa menjadi sumber penghasilan,” ujar Ngatiyana.

Menurutnya, pelatihan tidak cukup hanya memberikan pengetahuan teknis kepada peserta. Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat dikembangkan menjadi karya produktif yang memiliki nilai ekonomi dan bisa dimanfaatkan untuk memasuki dunia kerja.

Pemkot Cimahi juga mendorong peserta menggunakan kemampuan tersebut untuk memperkenalkan potensi daerah melalui konten digital. Berbagai potensi lokal, seperti kuliner, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), industri kreatif, serta kebudayaan, dapat dikemas dalam bentuk video yang menarik agar menjangkau masyarakat lebih luas.

“Selesai pelatihan, jadilah duta digital Kota Cimahi. Kita punya kuliner, industri kreatif, UMKM, dan budaya. Ceritakan semuanya dalam bentuk video yang kreatif,” kata Ngatiyana.

Untuk mendukung pengembangan keterampilan setelah pelatihan, peserta berpeluang memanfaatkan fasilitas pengembangan teknologi dan industri kreatif yang tersedia di Cimahi, termasuk Techno Park dan Baros Information Technology and Creative (BITC). Fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi peserta untuk memperdalam kemampuan di bidang penyuntingan video, animasi, dan teknologi digital lainnya.

Pengembangan kemampuan tersebut juga diharapkan membuka jalan bagi peserta untuk merintis usaha atau menawarkan jasa kreatif secara mandiri. Dengan bekal keterampilan yang sesuai kebutuhan pasar, mereka berpeluang membangun sumber penghasilan tanpa hanya bergantung pada lowongan pekerjaan formal.

Program ini menjadi salah satu langkah Pemkot Cimahi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas peluang kerja di tengah perkembangan ekonomi digital. Pemerintah berharap pelatihan keterampilan dapat memberikan manfaat berkelanjutan, baik bagi peserta maupun bagi pertumbuhan industri kreatif di daerah.

Ke depan, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh jumlah peserta yang mengikuti pelatihan, tetapi juga oleh kemampuan mereka menerapkan ilmu yang diperoleh menjadi karya, layanan, atau usaha yang bernilai ekonomi. Dengan dukungan pembinaan lanjutan dan akses terhadap ekosistem kreatif, talenta muda Cimahi diharapkan mampu bersaing di dunia kerja digital.