
BANDUNG – Bandung Fair 2026 akan menjadi salah satu ruang bagi pelaku usaha, komunitas, dan industri kreatif untuk memperkenalkan produk serta memperluas jaringan di Kota Bandung. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 20–22 November 2026 di Laswi Heritage, Bandung, dengan menghadirkan berbagai program yang mempertemukan pelaku usaha dan masyarakat.
Mengusung semangat kolaborasi, Bandung Fair 2026 dirancang untuk mempertemukan berbagai pihak, mulai dari merek lokal, perusahaan rintisan atau startup, komunitas, hingga perusahaan. Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan membuka peluang promosi, memperluas relasi, dan mendorong kolaborasi antarpelaku usaha.
Salah satu program yang disiapkan adalah Market Zone, yang menjadi pusat aktivitas bagi merek, startup, komunitas, dan perusahaan. Area ini memberikan ruang bagi peserta untuk memperkenalkan produk, menunjukkan karya, serta membangun hubungan dengan calon konsumen maupun mitra bisnis.
Selain itu, terdapat Ecosystem Zone yang menghadirkan panggung komunitas, pedagang kaki lima (PKL) terkurasi, perwakilan kecamatan, serta sejumlah stan dari organisasi perangkat daerah atau dinas. Kehadiran area tersebut memberikan kesempatan bagi pelaku usaha lokal dan komunitas untuk menampilkan aktivitas serta produk mereka kepada pengunjung.
Penyelenggaraan Bandung Fair 2026 juga menghadirkan sejumlah program lain, yaitu Movie Zone, Urban Camp, dan Musik Festival. Movie Zone menyediakan pemutaran film dan diskusi, sedangkan Urban Camp menawarkan pengalaman berkemah di area acara. Adapun Musik Festival akan menghadirkan penampil musik sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.
Ragam program tersebut dirancang untuk menggabungkan aktivitas bisnis, komunitas, hiburan, dan kreativitas dalam satu tempat. Dengan konsep ini, pengunjung tidak hanya dapat menikmati acara, tetapi juga mengenal berbagai produk, karya, serta kegiatan yang dikembangkan oleh pelaku industri kreatif.
Bagi UMKM, keikutsertaan dalam kegiatan seperti ini dapat menjadi kesempatan untuk meningkatkan pengenalan merek dan menjangkau calon pelanggan baru. Sementara itu, pelaku industri kreatif dan komunitas dapat memanfaatkan ruang kolaborasi untuk memperkenalkan karya sekaligus membangun jaringan dengan pihak lain yang memiliki bidang usaha atau minat serupa.
Bandung Fair 2026 juga membuka akses bagi masyarakat untuk menikmati kegiatan tersebut tanpa biaya masuk. Berdasarkan informasi resmi penyelenggara, pengunjung cukup memiliki akun untuk melakukan proses check-in di pintu masuk. Meski demikian, sejumlah program tertentu, seperti pemutaran film dan Urban Camp, dikenakan biaya tersendiri.
Melalui penyelenggaraan yang berlangsung selama tiga hari, Bandung Fair 2026 diharapkan menjadi ruang pertemuan bagi pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat untuk saling mengenal serta membuka peluang kerja sama. Kegiatan ini sekaligus memberikan kesempatan bagi produk dan karya kreatif untuk memperoleh perhatian dari audiens yang lebih luas.
Informasi mengenai program dan penyelenggaraan Bandung Fair 2026 dapat diakses melalui situs resmi di https://bandungfair.com/.
