Bahlil Pastikan Tarif Listrik hingga Akhir 2026 Tidak Naik

Menteri Koordinasi Bidang Hilirasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia

JAKARTA – Pemerintah memberikan sinyal bahwa tarif listrik pada kuartal IV 2026 atau periode Oktober hingga Desember berpeluang tidak mengalami kenaikan. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan hal tersebut saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/10/2026).

Bahlil mengatakan, keputusan mengenai tarif listrik kuartal IV 2026 masih menunggu laporan dari tim Kementerian ESDM. Ia menyebut pemerintah akan mengecek terlebih dahulu hasil perhitungan sebelum tarif tersebut diumumkan secara resmi.

“Nanti saya cek ya, pasti akan dirilis. Nanti kan tim akan melaporkan ke saya baru saya akan mengecek. Tapi mudah-mudahan sih Insyaallah mungkin nggak naik ya,” ujar Bahlil.

Tarif listrik untuk pelanggan nonsubsidi memang dievaluasi setiap tiga bulan. Penyesuaian tarif mempertimbangkan sejumlah parameter ekonomi makro, antara lain nilai tukar rupiah, harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, serta Harga Batubara Acuan (HBA).

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan tarif listrik untuk kuartal III 2026 atau periode Juli-September tidak mengalami kenaikan. Kebijakan tersebut berlaku bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi. Pemerintah juga mempertahankan tarif bagi 24 golongan pelanggan bersubsidi.

Untuk kuartal IV 2026, tarif baru belum ditetapkan secara resmi hingga 5 Oktober 2026. Selama belum ada keputusan terbaru, tarif yang berlaku masih mengacu pada tarif sebelumnya. Setelah ditetapkan, tarif kuartal IV akan berlaku untuk periode Oktober-Desember 2026.

Jika pemerintah akhirnya menetapkan tarif tetap, kebijakan tersebut akan melanjutkan tarif listrik yang berlaku pada kuartal III. Pemerintah sebelumnya menyatakan kebijakan mempertahankan tarif dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi dan upaya menjaga daya beli masyarakat.

Dengan demikian, masyarakat masih menunggu keputusan resmi Kementerian ESDM mengenai tarif listrik kuartal IV 2026. Pernyataan Bahlil menjadi sinyal awal bahwa pemerintah mempertimbangkan untuk mempertahankan tarif listrik hingga akhir tahun.