
Ilustrasi : Antrean Panjang SPBU Panaikang Makasar
JAKARTA – Pemerintah bersama PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat upaya penanganan antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi sekaligus menjaga kelancaran pelayanan di lapangan.
Meningkatnya kebutuhan BBM masyarakat di wilayah Makassar mendorong Pertamina Patra Niaga melakukan sejumlah penyesuaian dalam penyaluran dan pelayanan. Penguatan distribusi menjadi salah satu langkah yang dilakukan untuk merespons kondisi di sejumlah SPBU.
Sejumlah upaya telah ditempuh, di antaranya meningkatkan penyaluran BBM dan mengoptimalkan operasional mobil tangki guna menjaga pasokan tetap tersedia di SPBU.
Selain itu, sebanyak 25 SPBU di Kota Makassar dioperasikan selama 24 jam. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari langkah untuk memperluas waktu pelayanan kepada masyarakat sekaligus membantu mengurai kepadatan antrean.
Pertamina Patra Niaga juga melakukan penambahan nozzle BBM subsidi di 12 SPBU di Kota Makassar. Penyesuaian konfigurasi kapasitas pelayanan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan di masing-masing SPBU.
Langkah tersebut diharapkan dapat membuat proses pengisian BBM berjalan lebih optimal, terutama pada SPBU yang mengalami peningkatan antrean.
Penguatan pasokan, optimalisasi mobil tangki, pengoperasian SPBU selama 24 jam, hingga penambahan fasilitas pengisian menjadi bagian dari respons pemerintah bersama Pertamina dalam menjaga ketersediaan BBM bagi masyarakat.
Melalui berbagai langkah tersebut, pemerintah dan Pertamina terus berupaya memastikan distribusi BBM tetap berjalan serta pelayanan kepada masyarakat di Kota Makassar dapat berlangsung secara optimal.
